Aburakame

Toko barang tembikar kontemporer dan ruang seni ternama

Aburakame didirikan oleh Kashiwado Yoshitaka pada tahun 2007. Dulunya merupakan pekerja kantoran, ia pun lari dari kehidupan korporat dan mengikuti hasratnya untuk menyelenggarakan pameran dan hidup dengan seni dan kerajinan tangan. Ia akhirnya menemukan bangunan berumur 140 tahun ini di dekat Sungai Asahi di Okayama, dan sejak saat itu impiannya pun terwujud. Aburakame sekarang menjelma sebagai ruang seni yang terus berkembang, dengan toko dan kafe yang fokus pada barang pecah belah kontemporer dari seluruh Jepang. Nama "Aburakame" sendiri memiliki arti "kura-kura minyak" dalam Bahasa Jepang. Nama itu merujuk pada nama pemilik asli bangunan ini, yakni Kame yang berarti kura-kura, dan ia menjual minyak.

Jepang memiliki sejarah yang panjang dan kaya terkait barang tembikar. Seni ini merupakan salah satu yang tertua, dengan gaya yang berbeda-beda di seluruh penjuru negeri. Okayama, contohnya, adalah rumah dari tembikar Bizen yang sangat terkenal—satu dari enam gaya tembikar Jepang kuno. Gaya ini memiliki ciri warna yang kemerah-cokelatan, dengan permukaan yang tidak dilapisi atau dicat. Seniman keramik kontemporer bergiliran mengadopsi tradisi yang dihormati sepanjang jaman ini serta menggabungnya dengan desain dan metode modern untuk menciptakan karya seni baru yang unik.

Yoshitaka menjelajah Jepang untuk mencari para seniman keramik, baik muda maupun tua, yang bekerja dengan gaya kerajinan tradisional maupun baru. Toko dan galerinya menampilkan barang-barang pecah belah milik para perajin yang sedang naik daun seperti Kentaro Umeda, Taizo Yamamoto, dan Shinichiro Kanoya. Cantik dan fungsional, barang-barang ini sangat ideal untuk perabotan rumah atau dijadikan hadiah, dan cocok bagi siapapun.

Berdampingan dengan toko, berdirilah ruang seninya, yang mengadakan pameran berbeda tiap bulan. Pencinta barang pecah belah akan sangat menyukai pameran bertema di sini, yang menampilkan pilihan produk dan seniman yang sudah dikuratori. Untuk bulan Mei 2016 ketika saya berkunjung, untuk memperingati hari anak, pajangan yang dipamerkan memiliki nuansa menyenangkan, lucu, dan berwarna-warni; cocok untuk penggunaan bagi anak-anak. Pameran yang akan datang akan menampilkan koleksi wadah-wadah soba choko, mangkuk-mangkuk serbaguna yang dibuat untuk mie soba. Aburakame mempromosikan kegunaannya dalam berbagai cara, mulai dari tempat telepon atau sebagai vas. Barang-barang yang dipamerkan pun ternyata dijual juga.

Fokus utama selalu berpusat pada seni tembikar, namun Yoshitaka juga sering mengadakan pertunjukan seni rupa dan instalasi. Ruang seni ini telah menampilkan praktisi seni kawakan seperti Sabura Ota dan Toshiro Yamaguchi, juga seniman yang tengah menuju kesuksesan seperti Ayuko Yoshiyuki. Situs dan laman Facebook hanya tersedia dalam Bahasa Jepang, namun masih dapat memberikan Anda gambaran mengenai pameran dan acara apa yang bisa Anda nikmati di Aburakame.

0
0

Tinggalkan komentar