Situs Warisan Dunia UNESCO Kyoto

Panduan 17 kuil dan tempat suci standar UNESCO

Oleh Celine Ong   

Kyoto, ibu kota budaya Jepang, adalah rumah bagi banyak kuil dan situs budaya. Prefektur ini memiliki salah satu koleksi situs Warisan Dunia UNESCO terbesar di dunia. Hingga saat ini, Kyoto memiliki 17 kuil dan tempat suci yang layak bagi standar UNESCO.

Tidak ada perjalanan ke Kyoto yang lengkap tanpa mengunjungi setidaknya satu dari situs-situs ini. Faktanya, pengunjung sering menemukan diri mereka kembali ke sini, karena satu atau dua hari hampir tidak cukup untuk menjelajah semuanya. Karenanya, kami telah menyusun daftar lengkap situs Warisan Dunia UNESCO di Kyoto untuk membantu Anda memaksimalkan perjalanan pertama (atau kedua) Anda ke ibu kota kuno ini!

Kyoto Pusat

1. Kastil Nijo

Nijo Castle
Nijo Castle (Foto: cowardlion / Shutterstock.com)

Kastil Nijo adalah salah satu spot UNESCO yang paling mudah diakses di Kyoto, hanya berjarak berjalan kaki singkat dari Stasiun Nijojo-mae. Bekas kediaman shogun Tokugawa, halaman kastil ini luas dan dikelilingi oleh parit lebar dan dinding batu besar. Mencakup lebih dari 275.000 meter persegi, Kastil Nijo adalah salah satu situs bersejarah terbesar di seluruh Kyoto.

Nijo Castle
二条城 5 1 ulasan
  • 541 Nijojocho, Nakagyo Ward, Kyoto, 604-8301
  • 8:45 - 16:00 (Closed now)
  • ¥620

2. Kuil Kiyomizudera

(Foto: akarapong / Shutterstock.com)

Salah satu pemandangan paling populer di Kyoto, Kiyomizudera terkenal dengan panggung kayunya yang besar. Panggung Kiyomizu dikenal di antara semua orang Jepang melalui pepatah “to jump off the stage at Kiyomizu”, yang setara dengan frasa "mengambil risiko". Berangkatlah lebih awal jika ingin memiliki halaman Kiyomizudera untuk Anda sendiri, karena kuil ini akan dipenuhi oleh pengunjung seiring berjalannya waktu.

Kiyomizu-dera Kyoto
音羽山 清水寺 4.6 10 ulasan
  • 1-294 Shimizu, Higashiyama-ku, Kyoto, Kyoto Prefecture
  • 6:00 - 18:00 (Closed now)
  • ¥200 - ¥400

3. Kuil Toji

Anda mungkin mengenali Kuil Toji dari sebagian besar foto Instagram dan Facebook yang diambil di Kyoto. Pagoda setinggi 5 lantai yang menarik perhatian ini adalah pemandangan yang indah baik untuk turis maupun penduduk lokal. Jika Anda cukup beruntung berada di sana pada tanggal 21 setiap bulan, pastikan untuk mengunjungi pasar loak tradisional Kobo-san.

Toji Temple
東寺
  • 1 Kujo-cho, Minami-ku, Kyoto City, 601-8473
  • 8:30 - 16:30 (Closed now)

4. Kuil Nishi Hongan-ji

Nishi Hongan-ji
Nishi Hongan-ji (Photo: Leonid Andronov / Shutterstock.com)

Kuil yang rumit ini adalah contoh arsitektur indah Periode Momoyama (1573-1603). Kuil Nishi Hongan-ji juga terkenal akan Pohon Gingko yang berusia 400 tahun, dengan struktur unik yang membuat pohonnya terlihat seperti mengarah ke langit. Terletak hanya 10 menit berjalan kaki dari Stasiun Kyoto, markas besar Buddhisme Shin ini bisa menjadi perjalanan yang mudah bagi mereka yang menginap tak jauh dari sana.

Nishi Hongan-ji
西本願寺
  • Hanayacho-sagaru, Horikawa-dori, Shimogyo-ku, Kyoto, 600-8501
  • 5:30 - 17:00 (Closed now)

Kyoto Timur

5. Kuil Ginkaku-ji

Ginkakuji
Ginkakuji (Photo: Jean-Marie Hullot / CC BY 2.0)

Meski dikenal dengan julukan Paviliun Perak, Kuil Ginkaku-ji sebenarnya tidak dilapisi dengan perak. Bagaimanapun, kuil elegan ini masih menjadi contoh arsitektur Jepang yang indah. Dengan model Kinkaku-ji (Paviliun Emas), kuil Zen yang tenang ini dulunya adalah vila pribadi.

Ginkakuji
銀閣寺 5 5 ulasan
  • 2 Ginkakujicho, Sakyo Ward, Kyoto, Kyoto
  • 8:30 - 17:00 (Closed now)
  • ¥500

6. Kuil Enryaku-ji

Enryaku-ji Temple
Enryaku-ji Temple (Foto: prof255960 / PIXTA)

Sama seperti kebanyakan situs UNESCO yang terletak di luar kota Kyoto, Kuil Enryaku-ji adalah pilihan tepat bagi mereka yang mencari lingkungan yang lebih tenang. Terletak di Gunung Hiei, pengunjung dapat menikmati pemandangan udara dari kereta gantung yang indah dalam perjalanan ke kuil.

Enryaku-ji Temple
延暦寺
  • 4220 Sakamotohonmachi, Otsu, Shiga 520-0116
  • 9:00 - 16:00 (Closed now)

7. Kuil Daigo-ji

Warna musim gugur di Benten Pond, Daigo-ji Temple
Warna musim gugur di Benten Pond, Daigo-ji Temple (Foto: Freepik.com)

Dikenal sebagai "Kuil Bunga", situs UNESCO ini dibangun di atas gunung Daigo-san. Tempat pengamatan utama untuk dedaunan musim gugur, Kuil Daigo-ji juga mengadakan pesta melihat bunga sakura setiap hari Minggu kedua di bulan April. Bagi pengagum taman bergaya Jepang, taman kuil yang masih asli ini tidak boleh dilewatkan.

Daigo-ji Temple
醍醐寺
  • 22 Daigo-Higash-oji-cho, Fushimi-ku, Kyoto City
  • 9:00 - 17:00 (Closed now)

Kyoto Barat

8. Kuil Saiho-ji

Classical Style
Classical Style (Photo: Akuppa John Wigham / CC BY 2.0)

Jika Anda lebih condong sebagai fanatik alam, daya tarik utama Kuil Saiho-ji bukanlah bangunannya itu sendiri tetapi taman lumut di sekitarnya. Dijuluki sebagai "Kuil Lumut", taman hijau yang luas di area ini terdiri dari lebih dari 120 jenis lumut. Masuk ke Saiho-ji dibatasi dan hanya dengan reservasi, karena mengikuti peraturan untuk melindungi lumut dari kerusakan akibat pengunjung yang berlebihan.

Saiho-ji Temple
西芳寺
  • 56 Matsuo-jingatani-cho, Nishikyo-ku, Kyoto City
  • 13:00 - 18:00 (Closed now)

9. Kuil Tenryu-ji

(Photo: Masaaki Komori / CC BY-SA 2.0)

Kuil Tenryu-ji adalah kantor pusat dari sekte Zen Buddhisme Sekolah Rinzai di Jepang. Kuil ini terkenal karena pemandangan taman Zen yang sempurna selama puncak dedaunan pada musim gugur. Tenryu-ji juga memberikan kesempatan kepada pengunjung merasakan makan seperti seorang biksu, nikmati masakan vegetarian Zen lokal, atau "shojin ryori", di restoran di dalam kuil.

Kuil Tenryu-ji
天龍寺 5 2 ulasan
  • 68 Susukinobaba-cho, Saga-Tenryuji, Ukyo-ku, Kyoto
  • 8:30 - 17:00 (Closed now)
  • ¥500

10. Kuil Ninna-ji

Ninna-ji Temple
Ninna-ji Temple (Foto: sarapuk / Shutterstock.com)

Kuil Ninna-ji terkenal di kalangan penduduk setempat karena lokasinya sebagai tempat utama untuk melihat bunga sakura yang terakhir. Kuil ini adalah rumah bagi sejumlah pohon Omuro Sakura, yang merupakan pohon sakura yang mekarnya paling terakhir di Kyoto. Pengunjung sering berduyun-duyun ke daerah tersebut untuk melihat sekilas musim semi sebelum musim bunga yang berumur pendek itu berakhir.

Ninna-ji Temple
仁和寺
  • 33 Omuroouchi, Ukyo Ward, Kyoto, 616-8092
  • 9:00 - 17:00 (Closed now)

11. Kuil Ryoan-ji

Tidak seperti pagoda yang menjulang tinggi yang disebutkan sebelumnya, Ryoan-ji mendapatkan reputasinya karena taman batu yang unik. Meskipun penempatannya tampak acak, 15 batu taman dirancang dan ditempatkan dengan sangat hati-hati di antara lautan kerikil. Asal usul taman dan penciptanya masih belum diketahui hingga hari ini.

Ryoan-ji Temple
龍安寺
  • 13 Ryoanji-Goryo-no-Sita-cho, Ukyo-ku, Kyoto City
  • 8:00 - 17:00 (Closed now)

12. Kuil Kinkaku-ji

Berbeda dengan Paviliun Perak, Kinkaku-ji benar-benar dihiasi dengan emas. Kuil Budha tiga lantai yang indah ini merupakan salah satu situs ikonis Jepang, dengan gambarnya yang dipantulkan dengan indah ke "kolam cermin" yang berdiri di antaranya. Eksterior emas yang berkilau sangat menakjubkan bila dibandingkan dengan atap yang tertutup salju di musim dingin.

Kuil Kinkakuji Pada Musim Panas
金閣寺 4.8 4 ulasan
  • 1 Kinkakujicho, Kita Ward, Kyoto, Kyoto Prefecture
  • 9:00 - 17:00 (Closed now)
  • ¥400

13. Kuil Kosanji

Kosanji
Kosanji (Photo: Izu navi / CC BY 2.0)

Terletak di antara pegunungan di luar kota Kyoto, Kuil Kosanji tampak seperti ada di dunianya sendiri. Inilah tempat terbaik bagi mereka yang ingin melarikan diri dari keramaian dan menikmati ketenangan hutan terpencil. Kuil Kosanji adalah pilihan yang sempurna untuk perjalanan setengah hari dari Kyoto.

Kosanji Temple
高山寺
  • 8 Umegahata-Toganoo-cho, Ukyo-ku, Kyoto City
  • 8:30 - 17:00 (Closed now)

Kyoto Utara

14. Kuil Kamigamo

Kamigamo Shrine
Kamigamo Shrine (Photo: mTaira / Shutterstock.com)

Kuil Kamigamo adalah salah satu kuil tertua di Kyoto, dengan dua gerbang torii merah besar yang berjaga di pintu masuknya. Juga terletak di dekat tepi sungai, kunjungan ke Kuil Kamigamo dapat dengan mudah digabungkan dengan Kuil Shimogamo-jinja.

Kamigamo Shrine
上賀茂神社
  • 339 Kamigamo Motoyama, Kita Ward, Kyoto, 603-8047
  • 5:30 - 17:00 (Closed now)

15. Kuil Shimogamo

Shimogamo Shrine
Shimogamo Shrine (Photo: Takashi Images / Shutterstock.com)

Berjalan-jalanlah di antara lingkungan damai sungai Kamogawa dan Takanogawa saat Anda menuju Kuil Shimogamo. Bersama dengan kuil Kamigamo-jinja, kedua kuil ini menjadi tuan rumah salah satu dari tiga festival tahunan terbesar Kyoto pada tanggal 15 Mei, yaki Aoi Matsuri. Kunjungi tempat ini pada musim panas untuk menyaksikan acara melihat kunang-kunang dan acara memanah sambil menunggang kuda yang diadakan di sini setiap tahun.

Shimogamo Shrine
下鴨神社
  • 〒606-0807 Kyoto, Sakyo Ward, Shimogamo Izumikawacho, 59
  • 6:30 - 17:00 (Closed now)

Kyoto Selatan (Uji)

16. Kuil Byodo-in

Byodoin
Byodoin (Foto: nicepix / Shutterstock.com)

Kuil Byodo-in dulunya adalah vila Fujiwara, di mana aulanya dirancang menyerupai Tanah Suci atau Surga Buddha. Aula utamanya, 'Aula Phoenix' atau Amida-do, adalah bangunan asli terakhir yang tersisa dari tahun 1053. Ditancapkan di bagian belakang koin 10 yen, pemandangan terkenal dari Aula Phoenix tidak boleh dilewatkan.

Kuil Byodo-in
平等院 5 1 ulasan
  • 116 Uji-renge, Uji City
  • 8:30 - 17:30 (Closed now)

17. Kuil Ujigami

Photo: Shutterstock.com
Photo: Shutterstock.com

Lengkapi perjalanan anda ke Uji, kota yang terkenal akan teh hijaunya, dengan kunjungan ke Kuil Ujigami-jinja bersertifikat UNESCO. Ujigami-jinja dikatakan sebagai kuil Shinto tertua di Jepang, yang dibangun sekitar tahun 1060. Jangan lewatkan kuil Byodo-in dan Kuil Uji-gawa terdekat dan manfaatkan perjalanan sehari Anda dari Kyoto.

Ujigami Shrine
宇治上神社
  • Uji-Yamada, Uji City
  • 8:30 - 17:00 (Closed now)

Apakah artikel ini bermanfaat?

Rekomendasikan perubahan

0
0
Novia Mardasari

Novia Mardasari @novia.mardasari

From Indonesian. Always has reason to visit Japan every year. I'm particularly fond of exploring off the gardens, tea houses, unique dessert, place with good view for enjoy the tea hahaI love learn new things and travelling. My life goal is to learn as many languages as possible! (and visit so many country, of course:) )I like Dango, Berries and Matcha !!!!!!

Artikel asli oleh Celine Ong

Tinggalkan komentar