Kinkakuji dan Upacara Minum Teh di Jepang

Simfoni dalam Hijau dan Emas

Oleh Rie Kuranaka   

Kinkakuji adalah sebuah Kuil Zen Budha yang indah dan salah satu dari banyak obyek wisata warisan dunia yang ditemui di Kyoto. Banyak orang yang pertama kali berkunjung memutuskan untuk untuk melihat kuil yang menakjubkan ini, dan kuil ini selalu menarik baik bagi turis jepang maupun turis asing.

Dekat dengan Kinkakuji, ada sebuah jalan utama yang disebut Kinukake no michi, dimana kuil-kuil yang lain seperti Ryoanji dan Ninnaji berada. Di siang hari, jalan-jalan dan kuil-kuil tersebut sangat sibuk dengan kehadiran turis, jadi mengapa tidak beristirahat sejenak dalam ketenangan lingkungan rumah upacara minum teh, Koto, yang berada hanya satu menit dari Kinkakuji.

Kinkakuji dibangun oleh Ashikaga Yoshimitsu, seorang shogun dari akhir abab ke-14. Nama resmi dari kuil tersebut adalah “Rokuonji”, akan tetapi sekarang lebih umum disebut sebagai Paviliun Emas atau Kinkakuji. Kinkakuji awalnya adalah sebuah vila dan merepresentasikan “budaya Kitayama” yang luar biasa pada waktu itu. Terdiri dari 3 lantai, setiap lantai mempunyai disain dan tujuan yang berbeda. Lantai pertama didisain sebagai istana bangsawan dari Periode Heian (794-1192). Lantai kedua didisain seperti kediaman seorang samurai, dan lantai ketiga didisain menggunakan estetika Zen Budha. Tampilan emas, dengan dikelilingi taman dan danau mempresentasikan surga.

Di Koto, kamu akan mendapatkan kesempatan untuk ikut serta menikmati upacara minum teh, sebuah upacara tradisional Jepang. Tuan rumah pada awalnya akan memperkenalkan secara menyeluruh tentang Cha-do, tentang apa arti teh, dan juga menjelaskan mengenai peralatan minum teh dengan menggunakan bahasa Inggris. Para tamu kemudian akan mengamati bagaimana cara minum teh yang diperagakan oleh seorang pengajar dari Uranseke, salah satu sekolah teh terbesar di Jepang.

Serbuk teh hijau disajikan satu demi satu ditemani dengan permen atau makanan manis tradisional. Setelah itu, para tamu akan memperoleh kesempatan untuk membuat teh mereka sendiri dengan pengarahan yang hangat dari tuan rumah.

Upacara minum teh tersedia 5 kali dalam sehari, yaitu pada pukul 11:45; 13;00; 14:15; 15;30; dan 16.45.

Selain itu juga ada 3 pilihan kegiatan untuk dipilih:

  1. Upacara Minum Teh yang dilakukan secara bersama-sama : 2.700 Yen (1.620 Yen untuk anak berusia 6-12 tahun). Harga tersebut termasuk gula-gula dan 2 macam teh hijau .bubuk
  2. Upacara Minum Teh yang dilakukan secara Privat dengan gula-gula Jepang yang spesial : 5.400 Yen ( 3.240 Yen untuk anak berusia 6-12 tahun). Harga termasuk gula-gula tradisional yang segar, gula-gula kering, dan teh yang kuat (strong) dan ringan (light)
  3. Upacara minum teh yang singkat : 15-20 menit untuk 1000 Yen. Mengamati bagaimana pembuatan teh jepang dan menikmati gula-gula dan teh hijau bubuk.

Catatan : Pemesanan harus dibuat setidaknya sehari sebelumnya melalui e-mail

Apakah artikel ini bermanfaat?

Rekomendasikan perubahan

0
0
Marcellina Ardyarini

Marcellina Ardyarini @marcellina.ardyarini

Artikel asli oleh Rie Kuranaka

Tinggalkan komentar