Berjalan Kaki di Sisi Sungai Kamo

Budaya Kyoto dilihat dari sisi sungai Kamogawa

Oleh Erika Arceo   

Guna melengkapi perjalanan ke Kyoto, saya memilih untuk menelusuri Sungai Kamogawa pada siang hari. Ternyata, tempat itu merupakan area sempurna untuk melihat orang, juga burung-burung. Tempat yang cocok dijadikan sebagai pelarian dari keramaian, juga untuk menikmati matahari terbenam—meski pada akhirnya saya gagal untuk bertahan hingga sore hari.

Kamogawa, yang dapat diterjemahkan sebagai "sungai bebek", membentang di sepanjang Prefektur Kyoto. Sungai ini bermula dari Kyoto Basin di sebelah selatan, menuju Sungai Yodo. Jalur air ini melayani penduduk setempat yang ingin sedikit keluar dari keseharian mereka. Turis-turis pun mengunjungi tempat ini, untuk menikmati suara sungai mengalir dan menghirup udara segar—bersantai sepenuhnya dan kabur dari keramaian Kyoto. Aktivitas ini disebut dengan "Noryo Yuka", di mana orang-orang menikmati bersantap di luar ruang diiringi angin sejuk sore hari.

Satu hal yang saya perhatikan dari sungai ini adalah para pasangan yang datang dan duduk-duduk di sisi sungai, dengan jarak tertentu di antara mereka. Sangat menarik untuk melihat langsung kebudayaan Jepang mengenai ruang privasi yang harus dihormati. Harus saya akui bahwa sangat menyenangkan untuk melihat langsung bagaimana orang-orang Jepang memperlakukan satu sama lain dengan penuh hormat.

Terkadang, Anda juga berkesempatan untuk melihat satu atau dua orang geisha, berjalan di sisi sungai. Di sini, Anda dapat bertemu dengan beragam jenis orang; entah mereka yang sedang joging, bersepeda, melukis, atau yang hanya sekadar ingin berbincang dan bertemu dengan Anda. Saya berkesempatan untuk bercakap dengan seorang lelaki Jepang paruh baya yang sangat bersemangat. Perbincangan beberapa menit itu menjadi sesi berbagi, bercerita soal kehidupan masing-masing, juga tentang hal-hal yang sedang terjadi saat itu. Pengalaman itu adalah salah satu momen kebahagiaan sedarhana yang tak tergantikan di mana Anda terhubung dengan orang asing dalam waktu yang singkat.

Waktu terbaik mengunjungi Sungai Kamogawa adalah pada saat senja, atau ketika matahari hendak terbenam. Setelahnya, Anda dapat berjalan menelusuri Gion di mana gang-gangnya dengan cantik disinari banyak lampu-lampu jalanan dan lentera-lentera tradisional.

Apakah artikel ini bermanfaat?

Rekomendasikan perubahan

0
0
Vicky Amin

Vicky Amin @vicky.amin632

A traveler, budding travel writer, and amateur author. Writing is my way to redo my amazing journey all over again. I started "Cheating the World" project and with it, I've made two of my annual trips in a form of a book: "Cheating Southern Vietnam", and "Cheating Hong Kong & Macau" (still in Bahasa Indonesia, sorry...). Japan? Of course it's on top of my writing list. It was too good to not be recorded.

Artikel asli oleh Erika Arceo

Tinggalkan komentar