Kastil Kumamoto

Rasanya seperti berada di film-film samurai

Oleh Relinda Puspita   7 Feb 2015

Kastil Kumamoto merupakan landmark kota Kumamoto yang paling terkenal, tidak hanya di Pulau Kyushu, tapi juga seantero Jepang. Kastil ini merupakan salah satu kastil terbesar yang harus dikunjungi oleh mereka yang menyukai sejarah kekaisaran Jepang. Menyusuri ruang demi ruang di dalam kastil ini, pengunjung seakan terbawa ke masa-masa kekaisaran Jepang zaman dulu. Bukan hanya keindahan ruangan-ruangannya saja, tapi juga lukisan-lukisan dinding dan langit-langitnya, mampu membawa siapa saja yang masuk ke dalam kastil ini berdecak kagum.

Kastil Kumamoto hanya berjarak sekitar 10 menit berjalan kaki dari terminal bus yang berada di tengah-tengah kota. Saya menyarankan untuk datang ke sini pagi-pagi, saat gerbang dibuka, karena akan ada dua orang yang berpakaian seperti prajurit yang akan menyambut para pengunjung sambil mengucapkan beberapa kalimat dalam Bahasa Jepang lengkap dengan intonasinya. Sebenarnya ada guide yang bisa menjelaskan apa yang sedang diucapkan oleh kedua "prajurit" tersebut, tapi karena mungkin sangat terkesima dengan akting mereka, saya tidak begitu memperdulikan artinya.

Setelah membeli tiket dan berjalan memasuki gerbang, akan tampak lahan yang sangat luas dan bangunan megah terbuat dari kayu berwarna hitam yang tampak kokoh berdiri. Kastil ini menjadi sangat menarik karena ditopang oleh tumpukan batu besar yang disusun membentuk dinding yang saling berhadapan, sehingga membentuk lorong. Pengunjung harus melewati koridor tersebut untuk masuk ke dalam kastil. Sayangnya, kastil yang dibangun pada tahun 1600an ini bukanlah bangunan asli, karena pada tahun 1877 pernah terbakar, dan akibatnya, bagian dalam kastil tidak semua terbuat dari kayu.

Bangunan ini terdiri enam lantai, dan setiap lantainya berisi ruangan-ruangan yang pernah digunakan oleh pendiri dan penguasa daerah tersebut, Kato Kiyomasa. Pengunjung tidak bisa menginjakkan kakinya ke dalam ruangan-ruangan yang ada, hanya bisa memandangnya dari luar pintu. Tapi percayalah, ketika melihat ruangan kosong beralas seperti tatami, tikar jerami khas Jepang, dengan berlapis-lapis pintu geser yang penuh lukisan, JapanTraveler akan langsung membayangkan film tentang Samurai yang pernah ditonton. Membayangkan mereka duduk berkumpul menghadap ke satu arah, kepada pimpinan yang ada di ujung ruangan. Lalu di bagian observatorium yang diarahkan sesuai dengan arah mata angin, pengunjung bisa menikmati keindahan kota Kumamoto dari atas.

Uniknya, mungkin karena bangunan ini merupakan kastil yang wajib dikunjungi di Jepang, maka di tengah-tengah halaman kastil disediakan tempat untuk para pengunjung berphoto, lengkap dengan maskot dari kastil tersebut. Lalu di sisi lain, disediakan papan yang berbentuk prajurit dengan bagian mukanya yang bolong, sebagai tempat untuk wajah JapanTraveler.

Menarik, kan? Ayo, luangkan waktu ke Kastil Kumamoto!

Ditulis oleh Relinda Puspita
JapanTravel Member

Tinggalkan komentar