Hokkaido yang Lain dari Biasanya

Road trip ke kawasan timur yang menakjubkan

Oleh Amanda Ho   

Banyak pengunjung yang pertama kali mengunjungi Hokkaido akan langsung mendatangi destinasi-destinasi wisata yang biasanya dikunjungi, seperti Sapporo, Otaru, dan Hakodate. Pada kunjungan pertama saya ke pulau paling utara Jepang tersebut, saya melewatkan semua tempat yang disebutkan di atas, dan pergi ke suatu tempat yang sama sekali berbeda: timur Hokkaido.

Perjalanan itu sendiri merupakan sebuah petualangan, karena saat itu adalah pertama kalinya saya berkendara di luar negeri. Prefektur Hokkaido memiliki ukuran yang lebih besar dari Irlandia atau Tasmania, dan hampir enam kali lebih besar dari prefektur terbesar kedua yang ada di Jepang. Hokkaido benar-benar luas. Ada beberapa wilayah di Hokkaido timur, dan masing-masing daerahnya memiliki bentang alam dan budaya uniknya masing-masing. Karena area Hokkaido timur sangatlah luas, kunjungan saya selama delapan hari di sana pun rasanya belum cukup untuk mengunjungi tiap peloksoknya.

Daerah favorit saya tidak perlu dipertanyakan lagi, yaitu Kota Nemuro yang berada di ujung paling timur Hokkaido. Ini lah kota di Jepang yang paling awal melihat matahari terbit, dan merupakan tempat populer bagi orang-orang yang ingin menyaksikan matahari terbit untuk pertama kalinya di awal tahun. Saya memiliki ketertarikan dengan lokasi-lokasi terjauh yang ada di Jepang, dan daerah paling timur di kawasan ini adalah Tanjung Nosappu, yang memiliki mercusuar tertua di Hokkaido yang dibangun pada tahun 1872. Karena dekat dengan Rusia, Anda juga akan menjumpai tulisan-tulisan Rusia di papan petunjuk jalan dan bangunan. Saya juga menyempatkan untuk berkunjung ke Stasiun Higashi-Nemuro, untuk mencari papan petunjuk yang bertuliskan 'stasiun kereta paling timur Jepang'. Bahkan, stasiun ini adalah stasiun paling timur di seluruh Asia.

Lebih ke utara lagi dari Nemuro ada Semenanjung Shiretoko, yang menjorok ke Laut Okhotsk. Namun Anda harus ekstra waspada, karena Shiretoko memiliki jumlah populasi beruang coklat tertinggi, hewan simbolis dari daerah tersebut yang ditakuti dan disembah oleh penduduk zaman dulu. Cara teraman untuk melihat beruang-beruang tersebut adalah dengan naik kapal pesiar yang memungkinkan pengunjung untuk mengamati mereka dari atas kapal. Di Semenanjung Shiretoko yang telah ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO ini terdapat beberapa puncak gunung yang menyuguhkan keindahan alam yang memesona untuk diabadikan oleh para fotografer. Di sini ada banyak tanaman, hewan, gunung, air terjun, dan danau. Dengan keindahan alamnya yang luar biasa saya punya cukup banyak alasan untuk bisa menghabiskan beberapa hari saya di sana, namun sayangnya saya tidak memiliki cukup waktu untuk itu.

Ada beberapa kota lagi yang berhasil saya kunjungi, meskipun kebanyakan dari kota-kota tersebut hanya saya singgahi beberapa jam saja. Resor Sahoro di Obihiro terkenal dengan beruang-beruang coklat besarnya, Danau Akan terkenal dengan bola-bola lumut marimo-nya, sedangkan Asahikawa terkenal dengan desa ramen-nya.

Secara keseluruhan, perjalanan luar negeri pertama saya dengan berkendara menggunakan mobil tersebut adalah sebuah pengalaman yang tak terlupakan sebab saya bisa mengunjungi berbagai daerah yang memiliki jarak tempuh cukup jauh dalam waktu yang cukup singkat, bisa bercengkerama dengan orang-orang lokal yang kami temui, serta, tentu saja, pemandangan alam Hokkaido timur yang menakjubkan. Itu adalah sebuah perjalanan yang berbeda, yang tidak biasanya dilakukan oleh para pengunjung yang berkunjung ke Hokkaido untuk pertama kalinya!

Apakah artikel ini bermanfaat?

Rekomendasikan perubahan

0
1
Permata Dian

Permata Dian @permata.dian

I've been in love with everything related to Japan since I was child. 

Artikel asli oleh Amanda Ho

Gabung diskusi

Vicky Amin 4 minggu lalu
Wahh harus masuk bucket list nih! Terutama si stasiun paling timur di Jepang itu, bikin penasaran :D