Banyak hal yang bisa dipelajari dari Gempa Tohoku 2011 (Photo: Podem-se aprender muitas coisas com o Terramoto de Tohoku de 2011 – Justin Velgus / JT)

Panduan Gempa Bumi di Jepang

Bagaimana mempersiapkan diri dan tetap ekstra aman

Berada di jalur patahan besar, Jepang mengalami banyak gempa bumi setiap tahun. Sebagian besar kecil dan tidak terlalu terasa, namun terkadang ada gempa bumi besar dan bahkan dahsyat. Jepang merupakan negara dengan risiko bencana alam tertinggi di dunia di antara negara-negara maju. Namun, alam tidak bisa ditaklukkan, dan gempa bumi adalah bagian dari kehidupan Jepang. Orang hanya bisa belajar mempersiapkan diri untuk menghadapi yang terburuk.

Panduan topan kami telah berpindah halaman - silakan lihat panduan topan berikut untuk artikel terbaru kami tentang apa yang harus dilakukan jika bepergian di Jepang saat terjadi topan.

Gambaran Umum

Gempa bumi dapat menyebabkan kerusakan parah pada bangunan dan infrastruktur lainnya, seperti aliran air mati dan pemadaman listrik, serta dapat secara signifikan menghambat sistem transportasi. Gempa bumi bahkan bisa menyebabkan tsunami di wilayah pesisir, sekaligus meningkatkan aktivitas gunung berapi. Meskipun sebagian besar bangunan perkotaan telah dibangun dengan memenuhi standar keamanan terkini, rumah kayu di pedesaan rentan terhadap bahaya yang jauh lebih besar, dan penduduk di sana perlu lebih berhati-hati dan bersiap.

Gempa Bumi

Jepang adalah negara yang paling aktif secara seismik di dunia dan mengalami sekitar 1.500 gempa bumi setiap tahunnya, meskipun sebagian besar gempa tersebut hampir tidak terasa. Alih-alih Skala Richter yang umum digunakan, Jepang menerapkan skala shindo, yang mengukur kekuatan gempa bumi dengan 10 tingkat yang berbeda – dari 0 hingga 7, dengan 5 dan 6 dibagi lagi menjadi "kuat" dan "lemah" (misalnya, Gempa Tohoku 2011 mencatatkan level 5-kuat di Tokyo).

Gempa di atas shindo 5-kuat dianggap gempa bumi besar, sementara bila di bawah level 2 dikategorikan minor. Jepang rata-rata mengalami sekitar satu atau dua gempa besar (shindo level 6) per tahun, dengan kerusakan dalam berbagai tingkatan.

Meskipun gempa bumi sering terjadi di semua wilayah Jepang, wilayah Sanriku (Aomori, Iwate, Miyagi) dan prefektur di sepanjang pantai Laut Jepang (Fukui, Ishikawa, Niigata) secara historis rentan terhadap aktivitas seismik yang paling banyak.

Gempa bumi besar baru-baru ini di antaranya Gempa Bumi Besar Hanshin pada 17 Januari 1995, yang mengakibatkan kematian 6.434 jiwa dan menyebabkan kerusakan besar pada kota Kobe. Selanjutnya adalah Gempa Bumi Besar Jepang Timur yang terjadi pada 11 Maret 2011, yang tidak hanya memakan korban lebih dari 15.000 jiwa, tapi juga merupakan bencana alam paling merugikan dalam sejarah dunia, dengan kerusakan harta benda mencapai $235 miliar. Sementara tsunami yang terjadi setelahnya menjadi memicu bencana Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Fukushima.

Dikatakan bahwa wilayah Kanto dan Tokai memiliki peluang yang signifikan mengalami dalam gempa bumi besar pada beberapa dekade mendatang, membuat persiapan gempa menjadi lebih penting, baik pada tingkat individu ataupun industri di Jepang.

Apa yang Harus Dilakukan Saat Terjadi Gempa Bumi

Persiapan sebelumnya

  • Ketahuilah area evakuasi yang ditentukan di lingkungan Anda (hinanjo) dan cara ke sana sebelumnya (biasanya sekolah atau taman).

  • Kemas perlengkapan bertahan hidup jika Anda perlu mengungsi (lihat bagian atas) atau jika listrik padam dan air mati. Perlengkapan bertahan hidup harus mencakup:

    • Air minum kemasan dalam botol (cukup untuk bertahan beberapa hari)

    • Selimut

    • Senter + baterai

    • Pengisi daya

    • Radio

    • Uang

    • Makanan yang tidak mudah busuk (cukup untuk bertahan beberapa hari)

    • Pembuka botol/kaleng

    • Peralatan pertolongan pertama (obat, plester luka, dll)

    • Dokumen identintitas atau dokumen perjalanan jika Anda bukan penduduk.

    • Bolpoin & buku catatan (tulislah nomor kontak info penting – nomor telepon keluarga, teman, kedutaan, dll)

  • Pastikan furnitur dan objek lain relatif stabil dan hindari meletakkan benda di dalam atau dekat pintu masuk, dan di dekat sumber api. Anda bisa menggunakan tali suspensi untuk mengamankan benda besar, seperti rak buku.

Selama gempa bumi berlangsung

  • Ketika gempa bumi terjadi atau ketika Anda menerima Peringatan Dini Gempa Bumi, segera matikan semua peralatan yang menggunakan gas untuk mencegah kebakaran dan segeralah berlindung, idealnya di bawah kursi atau meja, meskipun pintu dan dekat pilar juga relatif aman. Tutupi kepala dan leher Anda dengan bantal, bantalan kursi, atau tangan Anda. Jauhi jendela atau perabot besar yang tidak stabil.
  • Jika di luar, merunduklah dan tutupi kepala dan leher Anda dengan tas atau tangan (idealnya di area terbuka), sambil menjauh dari jendela, area pantai, dan sungai. Jika Anda naik angkutan umum, lakukan hal yang sama lalu ikuti petunjuk yang diberikan oleh kondektur atau pengemudi.
  • Jika sedang mengemudi, menepilah ke area aman dan tetap di dalam mobil. Matikan mesin dan dengarkan radio untuk berita terbaru. jika Anda perlu mengungsi, keluarlah dari mobil dan biarkan pintunya tidak terkunci dengan kunci tetap dibiarkan di dalam mobil; hal ini memudahkan regu penyelamat membersihkan jalan jika diperlukan.
  • Meskipun sebagian besar gempa bumi cenderung berlangsung tidak lebih dari 10 detik, tetaplah dalam posisi tersebut selama beberapa menit, karena benda-benda mungkin terjatuh dan gempa susulan bisa terjadi.
  • Jangan bergerak jika tidak perlu; Anda tidak akan bisa melarikan diri dari gempa bumi. Tetap di dalam kecuali Anda disuruh mengungsi; mencoba meninggalkan tempat kerja atau sekolah dalam waktu bersamaan akan menyebabkan sistem transportasi membludak dan menjadi tidak efisien.
  • Jika ada peringatan tsunami, segera evakuasi diri ke tempat evakuasi yang ditentukan di lingkungan sekitar, atau ke tempat yang lebih tinggi.
  • Jangan gunakan lift saat evakuasi; mungkin ada gempa susulan, yang bisa menyebabkan Anda terjebak di dalam.
  • Jika Anda terjebak di dalam lift, tekan tombol darurat (biasanya ditandai dengan simbol telepon) untuk berkomunikasi dengan layanan penolong. Banyak lift baru dilengkapi dengan kotak darurat, yang berisi perbekalan jika Anda terjebak selama berjam-jam atau berhari-hari.
  • Yang paling utama, cobalah untuk tetap tenang dan jangan panik.

Tetap Terhubung

Selama Gempa Tohoku, media sosial seperti Facebook, Twitter, dan LINE berperan besar dalam membantu mengonfirmasi keselamatan keluarga dan teman, sementara Skype menjadi media untuk berkomunikasi secara verbal.

Layanan Pesan Bencana NTT adalah metode analog yang masih berguna ketika data dan koneksi Wi-FI terputus, karena terlalu banyaknya jumlah orang yang mengakses internet sekaligus. Ikuti langkah-langkah di bawah ini untuk meninggalkan dan menerima pesan, atau lihat panduan NTT sendiri:

Cara meninggalkan pesan

  1. Tekan 171, lalu tekan 1 untuk memilih merekam
  2. Panggil nomor orang lain
  3. Tekan 1, #, rekam pesan Anda, lalu tekan 9, lalu # untuk menyimpan rekaman.

Cara memeriksa pesan yang ditinggalkan untuk Anda

  1. Panggil 171, lalu tekan 2 untuk memilih pemutaran
  2. Panggil nomor orang yang mungkin telah meninggalkan pesan untuk Anda
  3. Tekan 1, #, dengarkan pesannya

Softbank, AU, dan ymobile (J) menawarkan layanan berpesan saat bencana yang serupa.

Mendapatkan Informasi Terkini

  • MegaNet adalah satu-satunya jaringan stasiun radio multibahasa di Jepang yang melakukan siaran dalam 10 bahasa (Inggris, Jepang, Korea, China, Tagalog, Thailand, Bahasa Indonesia, Spanyol, Portugis, dan Prancis) dan menyiarkan pengumuman layanan masyarakat dalam semua bahasa tersebut. Saluran MegaNet adalah:
    • InterFM (Kanto Area) - 76.1 FM atau 89.7 FM, 76.5 FM untuk Kanagawa
    • InterFM Nagoya (Nagoya & sekitarnya) - 79.5 FM
    • FM Cocolo (Osaka, Hyogo, Kyoto, Nara) - 76,5 FM
    • Love FM (Fukuoka & Saga) - 76.1 FM, 82.5 FM untuk Fukuoka barat, 82.7 FM untuk Kita-Kyushu
  • Untuk televisi, NHK (Channel 1) adalah organisasi penyiaran publik nasional Jepang dan menyediakan berita pada setiap jamnya. NHK Radio 1 dapat diakses pada frekuensi 594 AM.
  • Ramalan cuaca dan informasi cuaca dapat didengar dengan menekan 177 di telepon (hanya dalam Bahasa Jepang).
  • Informasi Gempa Bumi oleh Badan Meteorologi Jepang
  • Gempa Bumi Jepang (Twitter) - Memberikan update terbaru tentang gempa bumi di Jepang.

Aplikasi-aplikasi yang Berguna

Sebagian besar telepon di Jepang memiliki Peringatan Dini Gempa Bumi yang sudah terpasang sebelumnya; dikatakan bahwa peringatan tersebut menyelamatkan banyak nyawa selama Gempa Tohoku. Meskipun sebagian besar cenderung memberi peringatan sekitar 10 detik sebelum getaran dimulai, detik-detik krusial itu bisa menjadi pembeda antara hidup dan mati. Berikut ini adalah aplikasi smartphone yang berguna untuk gempa bumi yang mungkin ingin Anda unduh sebelum perjalanan Anda sebagai pencegahan.

  • Safety Tips (iPhone / Android) – Menerima Peringatan Dini Gempa & Peringatan Tsunami, dan memiliki informasi tentang apa yang harus dilakukan selama gempa bumi, serta informasi berguna selama bencana
  • Yurekuru (iPhone) – Aplikasi push notification yang memberikan pemberitahuan peringatan gempa dan perkiraan magnitudo
  • Earthquake Alert (Android) – Menampilkan informasi gempa bumi yang terjadi di seluruh dunia
  • Twitter (Android / iPhone / Windows Phone) – Tidak hanya berguna untuk memberi tahu pengikut Anda bahwa Anda baik-baik saja, sejumlah organisasi juga mendukung Twitter Alerts, memungkinkan mereka untuk menyampaikan informasi krisis kepada subscriber secara real-time. Saat ini, layanan ini hanya tersedia dalam Bahasa Jepang.
0
0

Tinggalkan komentar

Kembali ke konten