Berkeliling Jepang dengan Campervan

Panduan praktis untuk petualangan campervan

Oleh Masayoshi Nageishi   

Kebanyakan pengunjung ke Jepang memilih kereta sebagai moda transportasi utama mereka. Namun jika kamu benar-benar ingin mencapai daerah terpencil dan melewati jalan terbuka, petualangan campervan adalah caranya.

Sebuah campervan adalah kendaraan yang menyediakan transportasi sekaligus akomodasi untuk tidur. Juga dikenal sebagai karavan atau sederhananya kemping, transportasi ini dilengkapi dengan kasur yang nyaman dan berbagai fasilitas yang memungkinkan pelancong menyimpan dan memasak makanan tanpa harus keluar makan ke restoran setiap malam.

Jenis Campervan

Di Jepang, ada dua jenis campervan. Jenis utama adalah kendaraan "ukuran van" yang dimodifikasi dari minivan. Kendaraan ukuran van sempurna untuk penumpang sampai sembilan orang untuk melakukan perjalanan di siang hari, dan mengijinkan dua orang dewasa dan dua anak-anak tidur dengan nyaman di malam hari.

Ada juga kendaraan "ukuran truk" yang mengubah area muatan di belakang menjadi tempat tinggal kecil. Campervan ukuran truk memiliki kapasitas enam orang penumpang dan sebuah area tidur yang dapat mengakomodasi jumlah penumpang yang sama. Ada tempat tidur lebar yang muat hingga enam orang dewasa; sebuah dapur yang bisa mencerminkan apa yang kamu punya di rumah, sebuah area makan kecil dan terkadang juga ada tempat mandi. Ini adalah pilihan ideal bagi sebuah keluarga besar atau beberapa keluarga yang melancong bersama-sama. Kebanyakan campervan di Jepang memiliki ukuran ini dan berbasis sebuah truk satu ton.

Juga ada campervan "mikrolet" dengan kapasitas yang ditingkatkan. Semua yang dibutuhkan hanyalah lisensi mengemudi standar sepanjang jumlah penumpangnya kurang dari sepuluh orang.

Hampir semua campervan Jepang disesuaikan dengan mobil produksi pabrik, yang berarti kamu dapat memastikan dirimu akan menerima kendaraan yang bagus yang diservis dengan teliti.

Tempat Parkir

Saat ini, ada lebih dari 1.000 stasiun pinggir jalan yang juga dikenal sebagai michi no eki, di Jepang. Terdapat di mana-mana, dari daerah urban hingga lokasi terpencil, stasiun-stasiun ini menawarkan berbagai fasilitas, mulai dari pasar segar dan toko kelontong kecil hingga restoran dan pom bensin. Beberapa stasiun pinggir jalan memiliki fasilitas pemandian dengan sedikit pilihan yang menyombongkan pemandian mata air panas alami. Sebuah upaya baru-baru ini juga membuat banyak michi no eki ramah WiFi.

Wisatawan disarankan untuk menemukan stasiun pinggir jalan sebelum terlambat satu jam, untuk mendapatkan keuntungan dari makanan atau fasilitas pemandian sebelum mereka tutup. Di daerah-daerah tertentu atau pada waktu-waktu tersibuk setahun (misal Minggu Emas, Obon atau libur sekolah musim panas), tempat parkir akan sangat cepat penuh jadi usahakan untuk datang tepat waktu untuk mengamankan tempat untuk bermalam. Suasana di antara para pengendara campervan bisa sangat ramah sehingga bebas saja untuk menyapa "Konnichiwa" pada mereka yang parkir di sekitarmu.

Harus Pergi Kemana - Contoh Itinerari Campervan

Sangat sedikit tempat yang dilarang untuk mereka yang bepergian dengan campervan dan kebebasan memiliki kendaraan sendiri membuka banyak potensi lokasi di luar rute tradisional wisatawan. Contoh itinerari berikut adalah awal yang baik untuk mereka yang berencana melakukan petualang campervannya sendiri:

Cara Sewa

JapanTravel sekarang menyediakan kemping potensial dengan layanan pemesanan untuk kedua jenis campervan. Untuk informasi pemesanan campervan, kirimkan email ke camp@japantravel.com.

Apakah artikel ini bermanfaat?

Rekomendasikan perubahan

0
0
Santy Tobing

Santy Tobing @santy.tobing

no one realizes how beautiful it is to travel until he comes home and rests his head on his old, familiar pillow. 

Artikel asli oleh Masayoshi Nageishi

Tinggalkan komentar

Back to Contents