Nagoya

Nagoya

Oleh Chris Glenn   

Kota Nagoya yang terletak di tengah, mempunyai sejarah yang panjang dan memiliki budaya yang mendalam, di mana seringkali diabaikan oleh seluruh anggota negaranya, terlepas oleh seluruh dunia. Terdapat lelucon bahwa “ Semua wisatawan yang ke Jepang pergi ke Nagoya! Kereta super cepat (Shinkasen) berhenti di sana selama dua menit dalam perjalanan antara Tokyo dan Osaka!” Selain mengabaikannya, ibukota dari prefektur Aichi, Nagoya, dilihat oleh banyak konservatif, sebagai kota yang tidak punya keistimewaan, meski demikian para penduduk lokal akan memberitahu kalian akan manfaat kota ini. 1 jam 40 menit dari Tokyo menggunakan kereta super cepat, serta kurang dari satu jam jika dari Kyoto dan Osaka, kota penghubung komersial utama yang tetap dekat dengan alam. Nagoya merupakan salah satu pusat ekonomi yang penting bagi Jepang.

Nagoya mempunyai banyak yang dibanggakan untuk dapat terkenal. Banyak Daimyo (orang terhormat yang mempunyai pengaruh besar di suatu wilayah) dari periode perang saudara dan beberapa samurai yang terkenal lahir di Nagoya dan sekitarnya. Istana Nagoya merupakan istana yang terbesar diantara istana-istana lainnya di Jepang, dan yang memiliki paling “haafu” (mengindikasikan setengah Jepang-setengah Asing) atau memiliki segitiga penghubung kastil. Nagoya adalah rumah kedua terhormat untuk Kuil Shinto di Jepang, Atsuta Jingu, urutan kedua setelah Kuil Megah Ise. Nagoya dahulu merupakan tempat lahirnya Jepang nasional-pasif judi, Pachinko. Menara TV Nagoya yang mempunyai tinggi 158 M merupakan menara pemancar pertama yang menyiarkan ke seluruh kota-kota besar, dan CBC radio Nagoya merupakan radio komersial pertama yang menyiarkan secara nasional. Stasiun Nagoya juga dikotegorikan yang mempunyai ruang stasiun yang paling besar dan nyaman di seluruh dunia.

Pelabuhan Nagoya dapat menangani kargo utama internasional dibanding pelabuhan-pelabuhan lainnya di Jepang dan bandara internasional, Centerair, yang berlokasi kurang lebih mempunyai jarak tempuh 40 menit kearah selatan dari pusat kota, disebut sebagai satu diantara tiga terbaik di dunia dalam desain bangunan, kemudahan akses dan bandara yang nyaman.

Kebun binatang dan kebun raya Higashiyama di Nagoya dikategorikan juga sebagai salah satu kebun binatang terbesar di Asia! Dua samurai terhebat, Okehazama dan Nagakute juga bertempur di perbatasan kota ini dan di pusat kota serta daerah sekitarnya merupakan tuan rumah untuk World EXPO (pameran dunia) di tahun 2005.

Nagoya merupakan kota ketiga terbesar dari luas wilayahnya dan selanjutnya dari populasi. Nagoya adalah kota industri, rumah bagi perusahaan-perusahaan ternama di dunia seperti Toyota Motor Corporation, Brother Industries, Noritake Fine China. Mempunyai sejarah panjang sebagai kota pusat komersial dan industri, Nagoya menjadi target utama dan kota ini pernah hancur di bom oleh sekutu dalam Perang Dunia kedua. Untuk alasan tersebut, hanya beberapa bangunan sejarah yang tersisa, meski demikian kota ini dapat membangun dirinya sendiri dalam tatanan jalan yang mudah dinavigasi, tiang-tiang listrik yang panjang dan lurus, jalan-jalan yang luas, diseimbangkan dengan banyak taman-taman. Transportasi umum juga cukup banyak dan sangat efisien, serta Nagoya juga menawarkan banyak tempat-tempat menarik seperti Museum kereta Maglev, Museum Toyota Automobile dan Museum yang mengagumkan dari Tokugawa, yang menyimpan peninggalan-peninggalan dari Keluarga terhormat Tokugawa, penguasa dari Nagoya, serta Negara dengan sebuah besi….atau diantara banyak peninggalan bersejarah tersebut….Ikan Mas Raksasa!

Berterimakasihlah karena ada pembatasan dalam menulis artikel tentang wisata Jepang, jika tidak maka saya akan menulis sebuah Novel!

Jangan percaya akan cemoohan! Nagoya sangat menggairahkan, kota yang hidup dengan sejarah yang panjang dan budaya yang mendalam. Kenyataan ini telah dirahasiakan selama beberapa waktu, tapi sekarang “kucing” telah berada di luar karungnya, kami berharap bertemu kalian disini, di Nagoya secepatnya!

Apakah artikel ini bermanfaat?

Rekomendasikan perubahan

0
0
Dian Retno Mayang Sari

Dian Retno Mayang Sari @dian.retno.mayang.sari

My 2nd home country is my-yasashi-yokoso Japan!

Artikel asli oleh Chris Glenn

Tinggalkan komentar