Tokyo Skytree

Informasi lebih banyak mengenai kunjungan ke Skytree

Oleh Sam Hardwick   

Tokyo Skytree merupakan pemandangan memukau bagi siapapun yang melihatnya. Bangunan raksasa ini berdiri dengan tinggi 634m, menjadikannya menara tertinggi di dunia (sebagaimana tercatat dalam Guinness Book of World Records). Karena sistem kontrol getaran yang secara cermat didesain dengan menyerap hingga 50% aktivitas seismik, menara ini tidak akan bergerak kemanapun. Penggunaan utama Skytree adalah untuk penyiaran stasiun-stasiun TV dan radio Jepang. Meski demikian, siapapun dapat menaiki Skytree untuk menikmati jalur langit Tokyo yang meemesona. Area pertama, Tembo Deck, bermarkas di ketinggian 350m. Kalau Anda ingin bergerak lebih tinggi lagi, Anda dapat membayar sejumlah tarif tambahan untuk mencapai Tembo Galleria yang berada di ketinggian 450m.

Mencapai Skytree sangatlah mudah, karena dapat diakses dengan Tokyo Metro dan jalur-jalur subway. Stasiun Oshiage kurang lebih berada tepat di bawah menara, menjadikannya akhir-akhir ini lebih dikenal dengan stasiun Skytree. Untuk sekarang masih belum tersedia lapangan parkir mobil untuk pengunjung, namun ada beberapa lahan parkir berbayar di sekitar menara. Untuk peta rinci mengenai cara mengunjungi Skytree menggunakan kendaraan umum, klik di sini. Tiket masuk menara dipatok dengan harga yang masuk akal, yakni ¥2,060 untuk Tembo Deck, dan tambahan ¥1,030 untuk Tembo Gallery. Tarif tersebut adalah untuk dewasa, sedangkan tarif untuk anak-anak, pelajar, dan kelonggaran lainnya dapat dilihat di sini. Satu tiket mencakup sekali perjalanan naik dan turun menara, dengan waktu menikmati pemandangan yang tak terbatas.

Ketika tiba, Anda mungkin akan tergiur untuk berkeliling di pusat perbelanjaan yang terletak di dasar menara. Area belanja ini memiliki ragam toko dan kerajinan yang banyak untuk Anda jelajah, cocok untuk mencari oleh-oleh untuk keluarga dan teman-teman. Ada pula toko resmi Skytree di lantai pertama, kedua, dan di ketinggian 345m. Kunjungi panduan kami mengenai belanja non-pajak di Jepang, untuk menekan angka pengeluaran Anda ketika berbelanja.

Mencapai puncak Skytree terasa sangat cepat dengan adanya lift yang melaju ke atas dengan kecepatan 600 meter per menit. Ketika pintu lift terbuka, sebuah pemandangan menakjubkan akan langsung menyapa Anda. 

Anda dapat berjalan memutari Tembo Deck yang menyajikan pemandangan 360 derajat langit Tokyo. Kalau sedang cerah, Anda akan menikmati bonus spesial berupa pemandangan Gunung Fuji di kejauhan.

Terdapat dua kafe dan restoran di atas. Semuanya tergolong mahal, namun sangat setimpal dengan pemandangan yang dapat dinikmati tepat di sebelah meja Anda. Di sepanjang dek ada beragam dekorasi dan informasi penunjuk interaktif yang didesain dengan cermat. Saya sangat memaksimalkan kunjungan saya dan menetap di atas selama 4 jam penuh! Dengan berkunjung ke Skytree sekitar pukul 4 sore saya dapat menikmati Tokyo seutuhnya—pada siang hari, juga malam hari. Kedua waktu sangat bertolak belakang, namun sama-sama menampilkan keindahan yang tak terlupakan.

Info lebih lanjut

Cari tahu tentang Tokyo Skytree

Apakah artikel ini bermanfaat?

Rekomendasikan perubahan

0
2
Vicky Amin

Vicky Amin @vicky.amin632

A traveler, budding travel writer, and amateur author. Writing is my way to redo my amazing journey all over again. I started "Cheating the World" project and with it, I've made two of my annual trips in a form of a book: "Cheating Southern Vietnam", and "Cheating Hong Kong & Macau" (still in Bahasa Indonesia, sorry...). Japan? Of course it's on top of my writing list. It was too good to not be recorded.

Artikel asli oleh Sam Hardwick

Gabung diskusi

Febi Nugraheni Sunarno 5 tahun yang lalu
tinggian amana ya skytree sama tokyo tower??
Odilia Sindy Okinawati 5 tahun yang lalu
Tokyo Skytree memang tinggi banget. Saking tingginya agak susah cari tempat yang pas buat foto dengan latar belakang menaranya, dan memutuskan nggak masuk karena saking ramenya. PR nh buat balik lagi :D