Museum Seni Kontemporer di Tokyo

Tempat utama untuk penggemar seni kontemporer di Tokyo

Oleh Dmitry Rakin   

Tokyo memiliki banyak museum seni dan kabar baiknya – membuat seni kontemporer lebih mudah dilihat dan dipahami. Saya kebetulan penggemar semua instalasi aneh tersebut, foto besar tidak berarti dan lukisan aneh, dan apabila sekarang Anda berada di Tokyo kemungkinan besar akan menjadi maniak seni juga! Bahkan apabila Anda belum pernah mendengar apapun mengenai seniman Jepang, akan tetapi hanya ingin melihat apa yang dibicarakan semua orang, tempat yang tepat untuk memulainya adalah Museum Seni Kontemporer Tokyo.

Seperti yang selalu terjadi pada museum seni, bangunan itu sendiri merupakan objek seni dikelilingi oleh instalasi yang-pantas-menarik-perhatian. Beristirahat dan bermeditasi sedikit di aula utama besar agar mendapatkan suasana hati yang tepat untuk seni, dan ketika Anda sudah merasa cukup terinspirasi masuklah pertama ke pameran spesial (biasanya terdapat dua atau tiga), dan kemudian mentraktir diri Anda sendiri menuju koleksi utama. Museum terutama ditujukan bagi seni Jepang, akan tetapi juga memiliki beberapa benda berharga dari luar negeri – sebagai contoh, karya legendaris Andy Warhol “Marilyn Monroe”. Pameran spesial bagi seniman luar negeri juga sering terjadi.

Hal yang membuat Saya mencintai seni kontemporer Jepang adalah Anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi. Ketika Anda pergi melihat pameran, mungkin akan berakhir dengan berbaring di lantai dan melihat video-seni abstrak di dinding atau langit-langit; mencoba mencari jalan keluar dari labirin; atau mencari tahu ilusi optikal di kamar yang dibuat khusus.

Berbeda dengan seni kontemporer Eropa, yang sebagian besar mengenai ide, seni Jepang lebih memiliki emosi, berwarna dan apabila Anda mencoba menggambarkannya dalam satu kunci kata, Saya akan memilih “ajaib”. Tidak usah berpikir terlalu jauh mengenai arti dari lukisan atau instalasi, biarkan perasaan Anda merasakannya sendiri. Koleksi utama memamerkan benda-benda yang sangat menakjubkan sehingga akan memberikan pengalaman yang benar-benar mendalam.

Apabila Anda menemukan karya seniman yang menarik, akan tetapi tidak cukup puas dengan penjelasan yang diberikan brosur museum, pergilah ke perpustakaan seni di level B1. Di sana, Anda dapat mencari katalog dan bahan-bahan mengenai barang pameran yang sedang diadakan dan beragam jenis buku dalam bahasa Jepang, Inggris, dan bahasa lainnya, yang akan membantu mengarahkan di dunia seni modern yang rumit. Ketika Anda rasa sudah kewalahan dengan semua informasi dan pengalaman, cobalah makanan kecil Cafe Hai (makanan Vietnam dan kopi) yang berada di lantai dua atau restoran Content “makanan barat gaya kontemporer Jepang” di B1.

Walaupun lokasi tempat ini tidak berada di area kesukaan seperti Shibuya atau Roponggi, Anda akan menyukai taman Kiba, tempat museum ini berada. Taman indah Kiyosumi dan kuil Tomioka Hachiman terkenal juga dapat ditempuh dengan berjalan kaki, jadi apabila Anda tidak tinggal di Koto-ku, datanglah lebih awal untuk menikmati lingkungannya.

Apakah artikel ini bermanfaat?

Rekomendasikan perubahan

0
0
Dian Retno Mayang Sari

Dian Retno Mayang Sari @dian.retno.mayang.sari

My 2nd home country is my-yasashi-yokoso Japan!

Artikel asli oleh Dmitry Rakin

Tinggalkan komentar