Berpayung Cantik Menikmati Tsuyu

Menikmati tsuyu bersama masyarakat Jepang

Oleh Fransiska Ken   5 Jul 2015

Di Jepang, masa transisi dari musim semi ke musim panas biasa dikenal sebagai tsuyu yang berarti musim hujan. Pada hari- hari tersebut hujan akan datang pada jam tertentu dengan curah hujan yang lebih banyak dibanding biasanya. Biasanya diawali dari bulan Mei di daerah Okinawa dan kemudian bergeser perlahan ke arah utara hingga berakhir di paling utara Tohoku pada bulan Juli. Masyarakat Jepang adalah masyarakat yang sangat peduli terhadap keadaan cuaca. Bisa dibilang ramalan cuaca tidak pernah meleset. Jepang juga merupakan negara penguna payung terbanyak. Tanpa memandang usia atau jenis kelamin, masyarakat jepang adalah orang-orang yang membuka payung saat hujan.

Budaya menggunakan payung ini sebenernya telah mengakar dari sejak lama. Awalnya Payung Jepang dibuat dari washi ( kertas Jepang) atau kain sutra dengan tulang bambu. Payung secara mendasar digunakan dalam kabuki, upacara minum teh, menari, upacara adat, dan festival di kuil-kuil. Mereka juga populer digunakan sebagai aksesori interior. Hingga kemudian gaya payung barat diperkenalkan pada periode Edo dan Meiji dan disempurnakan sebagai kebutuhan hidup.

Payung terus mengalami evolusi dari tahun ke tahun menjadi lebih praktis dan friendly bagi penggunanya. Ada payung lipat dan jump umbrella yang tingal memencet tombol. Harga payung dengan ukuran besar atau kecil berkisar antara 500 – 3000 Yen. Di Jepang sendiri payung yang terkenal sebenarnya adalah payung plastik bening. Hampir kebanyakan orang lebih memilih menggunakan payung ini. Selain harganya murah payung ini juga tidak menghalangi pemandangan ke depan sehinga sangat aman di gunakan di jalan raya sekalipun. Meskipun terlihat seperti payung plastik bening biasa namun ada payung bening khusus yang digunakan oleh seorang kandidat parlemen yang disebut “Shin Kateru”, harganya berkisar 8000 Yen.

Hampir setiap berkunjung ke Jepang, oleh-oleh favorit yang diminta adalah payung Jepang. Apa sih istimewanya? Beberapa teman mengatakan bahwa selain praktis payung Jepang terkenal dengan motifnya yang menarik dan cute.

Shibuya adalah salah satu tempat favorit membeli payung kalau kamu ingin mencari oleh-oleh untuk di bawa pulang. Payung-payung tersebut bisa didapatkan di pertokoan di bawah stasiun, department store, Daiso dan hampir seluruh pertokoan di sepanjang jalan yang tidak pernah sepi ini.

Ditulis oleh Fransiska Ken
JapanTravel Member

Gabung diskusi

Odilia Sindy Okinawati 2 tahun yang lalu
Payung di Jepang memang unik. Kemarin saya menemani teman beli payung seharga hampir 2000 Yen karena katanya payungnya bisa melindungi diri dari SUV. Wow