Tanjung Ashizuri

Ujung selatan Shikoku

Oleh Dana Vielmetti   

Tanjung Ashizuri, ujung paling selatan Shikoku, merupakan bagian dari Taman Nasional Ashizuri-Uwakai. Dapat dicapai dengan berjalan kaki dari kota Ashizuri melalui jalur trotoar sisi laut, atau berkendara langsung ke taman melalui “terowongan” pohon kamelia dengan “cakrawala” tengah jalan mempesona, yang menampilkan pendakian curam. Bagian kecil ujung tanah ini telah dibuat menjadi taman penuh dengan tempat wisata dan menampilkan pemandangan laut yang cantik dan menakjubkan, dengan tebing granit setinggi 80 meter. Jalur berjalan kaki kayu sepanjang 2 meter mengelilingi garis pantai dari satu titik ke titik lain, termasuk pemberhentian di tanjung “Tujuh Misteri”, seperti sumur tanpa dasar.

Untuk pemandangan terbaik, langsung menuju dek observasi utama, Tengu-no-Hana, untuk 270 derajat pemandangan laut pasifik berkilau. Di wilayah ini, arus Jepang mendekati tanah, hancur dan berputar dengan kasar ke dalam batu-batu dibawahnya. Horison melengkung seperti busur dikejauhan dan rumah mercusuar putih indah yang dibangun pada tahun 1914 menjadi simbol dari tanjung, berkedap-kedip di titik terdekat. Apabila Anda beruntung maka dapat melihat ikan paus!

Kuil Budha di sini, Kongofuku-ji, merupakan satu kuil terbesar dari 88 kuil ziarah Shikoku. Disebutkan ditemukan sendiri oleh pendiri ziarah Kobo Daishi pada tahun 822. Berada di sebelah kiri jalan memasuki taman dan kadang-kadang penuh oleh bis para peziarah. Sangat layak berjalan melintasi wilayah ini. Juga, lihatlah patung Nakahama “John” Manjiro, orang Jepang pertama yang mengunjungi Amerika Serikat, dekat depan taman. Manjiro mengalami kapal karam dan diselamatkan dekat Tanjung Ashizuri.

Penjelajahan lebih lanjut dari wilayah ini akan mengarah pada penampakan penyu, 16 meter batu tinggi melengkung dan goa Hakusan Domon, serta formasi geologikal menarik lainnya. Bagi orang barat dikenal sebagai tempat berselancar dan memancing arus Jepang. Tanaman subtropikal seperti pohon palem sangat banyak dan pada hari cerah bersinar oleh air biru yang berkelap-kelip sehingga benar-benar terasa seperti surga. Anda dapat dengan mudah menghabiskan sepanjang hari di sini dengan membawa makanan untuk piknik dan kamera apabila cuacanya bagus.

Berkendara ke Ashizuri dari Kota Kochi, panjang akan tetapi indah. Terdapat banyak tempat beristirahat dengan pemandangan indah dan akuarium kecil serta taman sepanjang jalan laut. Saya merekomendasikan menara observasi bawah laut (Aahizuri Kaiteikan) di Taman Laut Tatsukushi. Anda turun hingga 10 meter ke bawah laut dan melihat ombak bergerak maju mundur, membawa sekelompok ikan berputar cepat melewati jendela kapal. Di luar, mahkluk seperti kepiting berbentuk batu pasir aneh bergerak cepat, suatu pemandangan yang harus dilihat.

Tanjung Ashizuri dan wilayah sekitarnya menawarkan keindahan alam yang mungkin tidak dapat disamai oleh Kochi, prefektur keindahan alam. Jangan ketinggalan pemandangan menakjubkan ini!

Apakah artikel ini bermanfaat?

Rekomendasikan perubahan

0
0
Dian Retno Mayang Sari

Dian Retno Mayang Sari @dian.retno.mayang.sari

My 2nd home country is my-yasashi-yokoso Japan!

Artikel asli oleh Dana Vielmetti

Tinggalkan komentar