Foto: Yohei Takashina / Shutterstock.com

Menikmati Serunya Festival Yosakoi

Karnaval dari Kochi

Awal - Pertengahan
Agustus
Foto: Yohei Takashina / Shutterstock.com
Tempat: Kochi City Kapan: Awal - Pertengahan Agustus 2021

Musim panas adalah waktu yang tepat untuk festival besar di Jepang, tidak terkecuali Kota Kochi. Puncak acara yang dilakukan secara tahunan di Kota Kochi, yaitu tarian 3 hari berupa parade pada bulan Agustus yang disebut dengan 'Yosakoi'.

Apa, sih arti dari yosakoi? Anda bisa menginterpretasikannya masing-masing, tetapi pengertian secara umumnya adalah "nikmatilah masa-masa yang menyenangkan ini". Selain itu, ada petunjuk kuat tentang keriaan malam hari pada hal tersebut. Selama liburan Jepang, obon, lebih dari 10.000 penari dengan banyak tim memadati jalan utama dan jalan raya, menikmati waktu dengan naruko, perkusi ala Jepang. Kostum dari peserta Festival Yosakoi berwarna-warni dan sangat menarik. Terdapat truk-truk berdekorasi yang yang dipimpin setiap tim, dikelola oleh para pencinta pesta kelas berat dengan diiringi alunan musik dari speaker besar.

Setiap tim bebas mengaransemen gaya musiknya sendiri mulai dari balada Jepang hingga funk Afro-besar, tetapi setidaknya harus menyertakan sebagian dari lagu resmi festival, "Tari Yosakoi Naruko". Puncak acara berakhir dengan pawai akbar di Otesuji-dori dan pertunjukan kembang api besar yang berlangsung selama 90 menit.

Penari akan dengan bangga mengenakan ikat pinggang yang diberikan oleh juri dan ada tim pemenang secara keseluruhan setiap tahun. Tim diatur oleh perusahaan, bisnis, dan daerah. Banyak di antaranya yang dibuat oleh izakaya - pub / restoran informal yang diatur oleh pusat Kota Kochi. Festival sebenarnya adalah cara bagi kota untuk menunjukkan jiwanya dan menunjukkan kepada dunia karakteristik dari kota ini. Saya selalu terkesan dengan cara Yosakoi menampilkan karakter klasik Kota Kochi -- suaranya yang keras, mencolok, ceria, beragam, dan menarik dengan para wanita yang menari tarian Yosakoi di depan dan tengah jalan.

Penari berasal dari semua tingkat keahlian dan usia. Mereka bebas berganti tim setiap tahun. Selain itu, gaya menari tidak ditentukan sebelumnya dan Masing-masing tim dengan rajin menghabiskan sebagian besar waktunya untuk membuat koreografi dan mempraktikkan tarian rutin tahun depan.

Gaya "hidup bebas" semacam ini mungkin tidak disukai di kota-kota Jepang lainnya, tetapi Kochi seperti menggunakan dan mengikuti caranya sendiri. Anda tidak akan pernah melihat Yosakoi yang sama dua kali. Selain itu, Anda tidak akan bosan melihat Festival Yosakoi ala Kochi ini. Jadi, nikmatilah masa-masa yang menyenangkan ini!

Apakah artikel ini bermanfaat?

Rekomendasikan perubahan

0
0
Indrayani

Indrayani @luh.komang.indrayani

Artikel asli oleh Nate Hill

Tinggalkan komentar