Taman Yamashita

Tempat berkumpul di pelabuhan Yokohama yang Indah

Oleh JapanTravel Guest   

Sebagai salah satu landmark kota Yokohama, taman Yamashita menarik banyak pengunjung lokal dan internasional sepanjang siang dan malam.

Sangat layak dilihat ketika Anda ingin beristirahat-duduk di bangku taman dan melihat pelabuhan Yokohama dengan banyak kapal cruise dan mewah. Saya sendiri tinggal di kota Cina dan suka berjalan 10 menit ke taman Yamashita sesering mungkin dalam seminggu. Lingkungan di sekitar taman Yamashita tidak pernah membosankan, terima kasih untuk banyak toko dan gedung indah. Taman selalu membuat Saya merasa senang dengan keunikan dan ruang terbuka dan musim yang indah. Saya selalu melihat orang membawa kamera di tamah. Taman Yamashita sangat aman walaupun malam, sehingga Saya sering membawa minuman dan menikmati pemandangan malam bersama beberapa teman. Masyarakat lokal datang ke taman ini setiap hari untuk tidur singkat atau hanya untuk beristirahat-karena begitu nyamannya!

Ketika Anda berada di sana, menikmati atmosfir. Berjalan melewati taman, Anda dapat menikmati, terkejut dan melihat pemandangan megah dari pelabuhan dan Minato Mirai. Anda dapat minum dan menikmati makanan kecil di toko Lawson dekat pintu masuk barat laut (sebelah kiri menghadap taman), dan jika beruntung, dapat melihat pemain jalanan menampilkan show yang spektakuler.

Dikarenakan tempatnya yang nyaman, Anda dapat mencapai (selain kota Cina) The Red Brick Warehouse, dan The Motomachi shopping street, semua dengan berjalan kaki. Dari taman Yamashita, Anda dapat juga naik feri Sea Bus kembali ke stasiun Yokohama. Perjalanan pendek ke tujuan lain juga dapat naik dari dermaga yang sama. (lihat detail di bawah). Berlari ke depan taman, terdapat jalan yang bernama Yamashita-Koen Dori (jalan taman Yamashita) sepanjang taman. Terdaftar sebagai satu dari 100 jalan terbaik di Jepang. Hotel terkenal seperti The Grand Hotel, restoran, kafe, restoran cepat saji, toko serba ada, aula konser, dan museum terletak di sepanjang jalan. Jalan dipenuhi oleh pohon ginkgo, indah dengan daun berwarna hijau di musim semi dan panas, berubah menjadi kuning terang di musim gugur.

Sejarah dan Budaya

Taman Yamashita telah menjadi simbol pemulihan dari bencana sejak dibuka pada tahun 1930: taman ini dibangun menggunakan tanah bekas gedung yang hancur karena gempa bumi besar Kanto tahun 1923. Kapal terkenal, Hikawa Maru, berlabuh di depan taman Yamashita. Telah beroperasi selama 30 tahun sejak tahun 1930. Interior cantik kapal dibuka untuk umum, termasuk kamar tamu yang pernah digunakan oleh Charlie Chaplin. Kapal/museum dibuka dari jam 10.00 hingga jam 17.00 sore, dan tutup setiap hari Senin. Tiket masuk seharga 200 yen untuk orang dewasa dan 100 yen untuk anak-anak dan lanjut usia di atas 65 tahun.

Patung

Jalan lain menuju taman adalah dengan melihat berbagai macam patung yang didandani. Selamat mencari patung! 1. Gadis kecil memakai sepatu merah yang semua orang Jepang tahu dan merupakan subjek dari lagu anak-anak yang disenangi dan disayangi. Dalam lagu tersebut, gadis kecil meninggalkan Jepang dan pindah ke luar negeri, sehingga dalam patung digambarkan mata penuh kerinduan pada pelabuhan Yokohama. 2. Penjaga Air, patung ini dipersembahkan oleh San Diego sebagai kota saudara Yokohama. 3. Menara air India, patung ini dipersembahkan oleh asosiasi orang India timur yang tinggal di Jepang, untuk berterima kasih atas dukungan masyarakat Jepang setelah gempa bumi besar Kanto tahun 1923. 4. Gadis pramuka, merupakan simbol persahabatan Jepang-Amerika Serikat.

Sebagai penduduk lokal Yokohama, Saya mencintai taman Yamashita, dan yakin bahwa Anda akan mencintainya juga!

Apakah artikel ini bermanfaat?

Rekomendasikan perubahan

0
0
Dian Retno Mayang Sari

Dian Retno Mayang Sari @dian.retno.mayang.sari

My 2nd home country is my-yasashi-yokoso Japan!

Artikel asli oleh JapanTravel Guest

Tinggalkan komentar