Hanami: Sebuah Panduan

Nikmati bunga-bunga sakura dengan lebih sempurna!

Oleh Vicky Amin   29 Mar 2016

Hanami

Memasuki bulan Maret, seluruh penduduk Jepang dan wisatawan yang berencana mengunjungi Jepang akan mulai menggembar-gemborkan kehadiran bunga sakura (桜), serta aktivitas yang disebut dengan hanami. Hanami (花見, alias "flower viewing" atau yang secara harfiah berarti “melihat-lihat bunga”) adalah tradisi budaya Jepang untuk menikmati bermekarnya bunga-bunga—dalam hal ini, tentu saja maksudnya adalah menikmati bunga sakura. Hanami biasa dilakukan dengan cara berpiknik bersama keluarga, teman, atau rekan kerja, dan merupakan praktik yang sudah dilakukan sejak beratus-ratus tahun lalu tepatnya sejak Zaman Nara (710-784).

Mungkin banyak yang secara kasar mendeskripsikan hanami hanya dapat dilakukan mulai dari minggu terakhir Maret hingga minggu pertama April saja, ketika bunga sakura sedang mengalami kemekaran yang seutuhnya. Padahal, hanami yang resmi sebenarnya berlangsung dari awal bulan Maret hingga bulan Mei. Awal Maret merupakan saat-saat bermekarnya bunga-bunga plum alias ume (梅), sedangkan bunga-bunga yang masih akan mekar hingga Mei adalah shibazakura (芝桜). Jadi, jangan berkecil hati kalau tidak sempat mengunjungi Jepang pada akhir Maret atau awal April, karena musim hanami memiliki jangka waktu yang cukup panjang.

Melakukan hanami, apalagi saat Jepang sedang diserbu pengunjung dari seluruh penjuru dunia yang ingin sekali melihat sakura, bisa jadi sulit untuk dilakukan. Nah bagi Anda yang ingin merencanakan perjalanan ke Jepang untuk hanami, silakan perhatikan langkah-langkah berikut!

Sebelum Hanami

Hal pertama yang harus dilakukan adalah mempelajari prakiraan bunga alias jadwal terbaik untuk menikmati hanami di tempat-tempat tertentu. Ini akan membantu Anda untuk nantinya dapat memilih tempat yang tepat untuk melakukan hanami. Setelah menentukan tanggal pastinya, Anda pun dapat memilih tempat yang kira-kira paling ingin Anda kunjungi untuk berhanami.

Hanami biasa dilakukan di taman-taman besar di kota yang memiliki sekumpulan pepohonan sakura, yang semuanya akan bermekaran secara serempak pada musim semi. Taman yang seringkali menjadi buruan tentu saja taman-taman di kompleks kastil, karena selain dapat menikmati pemandangan merah muda yang memesona, sentuhan megah dari kastil kuno Jepang dapat memberikan pemandangan yang lebih spektakuler. Beberapa tempat lain seperti kampus atau taman kecil di bantaran sungai juga biasa menjadi pilihan tempat untuk hanami.

Sebelum Anda benar-benar mengunjungi tempat-tempat ini, pastikan untuk mencari tahu terlebih dahulu apakah tempat tersebut memungkinkan Anda untuk melakukan hanami. Perhatikan pula peraturan-peraturan yang ditetapkan masing-masing tempat, karena ada beberapa yang tidak memperbolehkan piknik, ada beberapa yang tidak memperbolehkan minuman beralkohol, dan peraturan-peraturan lainnya.

Terakhir, dan yang paling penting, pastikan untuk mengajak seluruh teman, keluarga, atau teman kerja Anda untuk melakukan hanami!

Ketika Hanami

Datang lebih pagi ke tempat hanami yang sudah Anda tentukan, apalagi kalau tempat itu adalah taman-taman ternama di kota Anda. Sebagian besar penduduk Jepang sudah tiba dan mengambil lahan di tempat-tempat terbaik sebelum jam 8 pagi, jadi pastikan Anda juga sudah tiba pada jam-jam tersebut agar tidak kewalahan mencari tempat.

Kalau Anda datang telat dan taman sudah terlalu ramai, jangan sampai Anda merasa kecewa yang berlebihan. Anda tetap bisa memulai aktivitas hanami dengan berjalan-jalan mengitari taman, sambil perlahan-lahan mencari tempat yang tepat untuk Anda dan teman-teman. Memang tidak mudah dan mungkin Anda tidak akan langsung mendapatkan tempat, tapi dengan begini, Anda justru jadi dapat melihat berbagai sudut taman dengan pemandangan yang berbeda-beda.

Taman-taman berisi pepohonan sakura yang sedang mekar akan menjadi penuh sesak oleh pengunjung. Ini pasti akan membuat Anda tidak nyaman karena melakukan piknik di tengah kerumunan yang berlalu-lalang bisa membuat Anda risih. Namun bagaimanapun juga, semua orang yang datang memiliki tujuan yang sama dengan Anda, sehingga Anda harus mentolerir suasana ramai yang ada, dan tetap fokus pada aktivitas menikmati sakura sekaligus menghabiskan waktu bersama orang-orang tersayang.

Yang Harus Dibawa Untuk Hanami

Karena piknik adalah aktivitas utama dalam hanami, tentu saja hal terpenting yang harus dipersiapkan adalah makanan dan minuman. Tidak perlu yang ribet, Anda bisa membeli bento dari konbini terdekat, atau kudapan-kudapan dari stan di sekitar taman. Untuk minuman, bir dan sake memang yang paling banyak dipilih oleh penduduk setempat untuk berhanami, tapi minuman ringan lain seperti teh atau soda pun tidak akan membuat kenikmatan hanami berkurang.

Jangan lupa juga untuk membawa alas piknik—karpet biru adalah alas khas hanami, yang bisa Anda beli dari toko-serba-100-yen. Kalau mau lebih nyaman, Anda bisa membawa kursi lipat dengan sandaran. Benda lain yang harus disediakan adalah kantung sampah, karena pastinya Anda tidak ingin sebentar-sebentar bangkit dari duduk hanya untuk membuang sampah, bukan?

Terakhir, kenakan pakaian hangat karena bagaimanapun juga, musim hanami bertepatan dengan musim semi yang cuacanya masih relatif dingin. Dengan suhu tubuh yang tetap terjaga, dilengkapi sajian nikmat dan kehangatan yang dipancarkan karena berkumpul dengan keluarga maupun teman, hanami Anda bisa menjadi pengalaman berkunjung ke Jepang yang paling berkesan!

Ditulis oleh Vicky Amin
JapanTravel Partner

Gabung diskusi

Odilia Sindy Okinawati 2 tahun yang lalu
Wah lengkap panduan Hanami-annya hehhe. Pengen banget nikmatin hanami di Jepang., pastinya sambil piknik bawa makanan lalu gelar tikar di bawah bunga sakura yang mekar!
Vicky Amin Penulis 2 tahun yang lalu
Iya, ini hasil nanya-nanya temen-temen asli Jepang yang sudah fasih ber-hanami hehe. Kalau saya sendiri sih belum pernah... Padalah pengen banget!