18 Nov
31 Jan
Papan penanda dalam bahasa Jepang yang berarti "Winter Story Towada"

Winter Story di Danau Towada

Festival musim dingin terbesar di kawasan Tohoku

Oleh Shawn Swinger   
Tempat: Lake Towada Kapan: 18 Nov - 31 Jan 2021, 00:00 - 23:59

Setelah memberanikan diri menghadapi malam musim dingin, seseorang akan berjumpa dengan festival cahaya, iblis, tawa, dan makanan. Wajah samurai dan setan dipahat di menara salju setinggi lebih dari 10 meter, menyala merah tua dan biru dalam udara dingin menyegarkan. Ratusan pengunjung berkumpul di daerah terpencil dan indah ini tiap tahun untuk merasakan pengalaman ini. Winter Story Danau Towada merupakan perayaan musim dingin di Tohoku yang terbesar dan juga paling meriah. Tersembunyi di balik pegunungan di pusat Aomori terbentang Danau Towada, sebuah danau kaldera berupa air sebiru langit yang dikelilingi alam. Winter Story diadakan sepanjang bulan Februari, tipikalnya dimulai dari 6 Februari - 1 Maret. Namun tanggal mulai dan berakhirnya berbeda untuk hari ke harinya tiap tahun (lihat link ke homepage festival di bawah untuk lebih spesifiknya disesuaikan dengan tahun kamu akan berkunjung).

Acara ini diselenggarakan di danau setiap hari dalam seminggu sepanjang festival. Di hari kerja dimulai dari pukul 3:00 sore - 9:00 malam. Sepanjang hari seseorang dapat menonton pertunjukan Tsugaru Shamisen (instrumen gesek) dan tarian lokal lainnya. Kadang kala ada kelompok pelajar sekolah menengah atas dan usia kuliah yang akan menampilkan tarian musim panen tradisional mereka yang mungkin terdengar kurang menarik sampai kamu menyaksikan mereka berlarian di suhu beku memegang bendera raksasa, dan satu lagi, semuanya berpakaian tipis.

Akita Namahage, iblis musim dingin yang menakut-nakuti anak-anak agar berkelakuan baik juga ditampilkan di sini dengan memukul drum taiko dan berbaur dengan kerumunan. Selain pertunjukan, ada juga sejumlah tempat berendam kaki di air panas, tenda makanan dengan variasi makanan mulai dari ramen hingga makanan lokal, bukit seluncur, naik kuda poni melewati salju, patung salju raksasa, kamakura (igloo) yang dibangun seperti kapel Kristiani untuk ibadah dan dipenuhi dengan boneka berukuran asli dari binatang seperti beruang dan rubah.

Favorit kamakuranya penulis adalah bar. Ini benar, ada bar dengan layanan penuh yang dioperasikan di dalam kubah yang terbuat dari salju dan es. Koktil, sake, dan minuman lainnya disajikan dengan cangkir terbuat dari es. Barnya sendiri cukup menarik untuk dijelajahi sekelilingnya jika kamu tidak cukup tertarik untuk menikmati minuman. Di tahun 2015, ada dua bar di sini. Salah satu bar memiliki muka Godzilla raksasa (seukuran bis sekolah) dipahat di dinding interior esnya dengan lampu-lampu disko dan bar lainnya lebih berasa sebagai bar tradisional Jepang dimana kamu dapat duduk di peti apel. Terakhir, setiap malam pahatan salju akan diterangi cahaya warna-warni dan pada pukul 8:00 malam ada pertunjukan kembang api di atas danau dengan cahaya seperti air terjun romantis jatuh ke atas danau.

Informasi Praktis

Kapan: Biasanya dari 6 Februari - 1 Maret. Kunjungi linknya untuk mencari tahu tanggal pasti yang disesuaikan dengan tahun kunjungan. Hari kerja dimulai dari jam 3:00 sore - 9:00 malam, dan akhir pekan dari jam 11:00 pagi - 9:00 malam.

Di mana: Danau Towada, Prefektur Aomori. Sedikit saran, Kota Towada dan Danau Towada merupakan tempat yang berbeda. Kota ini berada sekitar 50 km jauhnya dari danau. Satu lagi yang perlu diingat, tempat acara ada di tempat yang bernama Okuse, Kota Towada.... namun jangan khawatir dengan tambahan Kota Towada! Mungkin akan membingungkan namun batas kota Towada memang terentang sejauh 50 km. Pastikan saja kamu mencari Okuse di area danau. Saya sudah menyertakan sebuah peta ke artikel ini. Jadi selama kamu mengikuti peta, kamu akan baik-baik saja.

Jalan/Cara kesana: Jalanan di antara kota dan danau sangatlah indah namun jalan ini juga melalui sebuah hutan. Ini berarti tidak akan ada stasiun pengisian bahan bakar untuk kendaraanmu dan pertokoan sampai kamu tiba di danau. Lebih lanjut, sepanjang musim dingin, jalanan akan cukup berbahaya tergantung pada cuaca. Ada juga jalan lain yang mengarah ke danau namun jalan-jalan tersebut seringkali ditutup selama musim dingin. Sepengetahuanku, jalanan dari Kota Towada yaitu Highway 102 merupakan cara terbaik, jika tidak bisa dikatakan satu-satunya, untuk mencapai danau di musim dingin. Penggunaan Google Map akan menunjukkan padamu jalan ke danau, tapi tidak memperhitungkan apakah jalan-jalan tersebut ditutup karena salju. Jika kamu mendapatkan informasi dari otoritas lokal bahwa jalan lain aman untuk ditempuh, maka artinya jalanan tersebut benar aman. Namun untuk lebih amannya, pilihlah Hwy 102 dari Kota Towada. Ketika kamu sampai di danau lewat Hwy 102, kamu akan melihatnya langsung di depanmu dan tidak mungkin terlewat. Belok ke kiri, dengan danau di sisi kananmu, dan tempat acara akan menjadi daerah pertama yang akan kau lewati. Jika kamu memilih Hwy 102 dengan menggunakan peta yang tersedia maka kamu akan baik-baik saja.

Pada saat saya menulis artikel ini, ada sebuah shuttle bus yang berangkat dari Museum Seni Kota Towada pada pukul 4:00 petang setiap hari, meninggalkan danau pada pukul 8:30 setiap malam dengan harga ¥1,000 pulang pergi. Untuk melakukan pemesanan, yang memang diperlukan, teleponlah nomor 0176-23-7765/ FAX: 0176-22-7731​. Tidak ada layanan bahasa Inggris jadi kamu harus membuat reservasi dalam bahasa Jepang.

Winter Story Towada adalah cara yang kaya secara budaya dan romantis untuk menikmati musim dingin membekukan di Jepang Utara.

Info lebih lanjut

Cari tahu tentang Lake Towada

Apakah artikel ini bermanfaat?

Rekomendasikan perubahan

0
0
Santy Tobing

Santy Tobing @santy.tobing

no one realizes how beautiful it is to travel until he comes home and rests his head on his old, familiar pillow. 

Artikel asli oleh Shawn Swinger

Tinggalkan komentar