Hilltop view over Shirakawa-go (Photo: Tom Roseveare / JT)

Nov 10, 2015 - 2 min read

Prefektur Gifu

Permata Penemuan

Dian Retno Mayang Sari

By

Community writer

Biarkan Saya menceritakan tentang tempat dengan keanekaragaman alam, dimana setiap kota dan wilayah memiliki budaya berbeda, tempat dimana cerita sejarah meresap dari setiap sudut, tempat dimana tradisi dijaga dan dimodernkan untuk memenuhi kebutuhan modern. Biarkan Saya menceritakan kepada Anda persimpangan sejarah Jepang dan perdagangan. Biarkan Saya menceritakan tempat dimana masyarakat akan menerima dengan tangan terbuka, serta makanan dan minuman lokal yang nikmat. Selamat datang di Gifu.

Gifu-permata keindahan alam: tempat dimana puncak gunung tinggi di sebelah utara Hida mencapai langit dan lembah sungai subur rendah di sebelah selatan Gifu terlihat bermil-mil jauhnya; membuat seseorang tersesat dalam alam pikirnya memikirkan lembah di sebelah timur Tono dan mendaki jurang curam dengan air terjun anggun di sebelah barat Seino.

Gifu-permata sejarah: tempat dimana masa lalu datang kembali dalam reka ulang perang feodal di Sekigahara dan Anda dapat berjalan di jejak sejarah Nakasendo yang berhubungan dengan Kyoto dan Edo (Tokyo); dimana Anda dapat menginap di rumah beratap jerami Gassho di Shirakawa-go yang telah menjadi benda budaya UNESCO atau berpura-pura menjadi daimyo di kastil Gifu, Gujo, dan Ogaki.

Gifu-permata dari penciptaan: tempat dimana tradisi kerajinan keramik di Toki, tekstil di Gujo, pahatan kayu di Takayama, washi di Mino, pedang dan alat potong di Seki bertemu teknologi modern dari aerospace, peralatan ramah lingkungan, bioteknologi, penelitian dan manufaktur perangkat lunak.

Gifu-permata penyuka makanan: tempat dimana kesemek paling subur, sayuran paling hijau, kastanye paling manis menyemarakan piring menjadi satu dalam bentuk jus kental-di daging bistik Hida yang panas.

Gifu-permata aktivitas: tempat dimana seseorang dapat berski menuruni lembah di Oku-Hida dan Oku-Mino, mendaki di Tono dan Seino dan rakit air putih di sungai Chuno atau mengunjungi musium seni modern dan tradisional di kota Gifu dan Tajimi, melihat Kabuki dari Nakatsugawa, dan mengikuti festival menakjubkan di Takayama, Hida-Furukawa, dan Gujo.

Di Gifu, terdapat sesuatu bagi semua orang dari pecinta kegiatan luar ruangan hingga sejarah, dari pencari sejarah hingga kolektor seni dan kerajinan. Pengunjung dapat dengan mudah menghabiskan waktu seumur hidup di Gifu dan tetap masih banyak tempat untuk dilihat dan dinikmati. Gifu: permata untuk ditemukan.

0

Was this article helpful?

Help us improve the site

Hilltop view over Shirakawa-go (Photo: <a href="https://en.japantravel.com/profile/tom-roseveare/1362" target="_blank" rel="noreferrer noopener nofollow">Tom Roseveare</a> / JT)
Gifu Prefecture (Photo: <a href="http://www.gifu-photo.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener nofollow">Gifu Digital Archive</a>)
Gallery image

Artikel Teratas

Direkomendasikan
Populer