Hasil pencarian: 15
Hostel yang terletak di Kawaramachi, jantung kota Kyoto ini menurut saya adalah opsi terbaik yang bisa pejalan dapatkan ketika berkunjung ke Kyoto. Selain letaknya yang strategis, hostel ini juga memiliki harga yang bersahabat, bangunannya baru dibuat, fasilitas yang baik dan tentunya staf yang bersahabat.
Piece Hostel Sanjo baru saja dibuka pada Juli 2015. Dulunya merupakan sebuah penginapan tradisional a la Jepang, ryokan, yang kemudian direnovasi menjadi sebuah hostel stylish di pusat kota Kyoto. Bisa dibilang ini adalah hostel mewah. Kalau dipikir lagi, hostel itu adalah cara termurah untuk mendapatkan sebuah akomodasi namun ternyata yang namanya hostel gak mesti sempit, kumuh, berisik, atau gak bersih. Konsep luxury hostel yang diusung oleh Piece Hostel Sanjo ini sangatlah terasa, bahkan dari sebelum memasuki lobinya.
Sebenarnya hostel ini tak memiliki suasana ruko tradisional di Kyoto. Tak ada gorden noren berwarna ala matcha/teh hijau atau tak tercium wangi segar lantai tatami, karakteristik yang lebih terdapat pada Roujiya Guesthouse atau ruangan di Hostel Hana. Namun Piece Hotel lebih memiliki sebuah atmosfer layaknya hostel, dengan warna minimalis dan tembok beton dengan galeri seni kontemporer, sedikit lebih mirip campuran Khaosan Hostel dan Hotel Anteroom
Nodaniya Gasshou-Zukuri-Rumah pertanian tradisional Jepang di Shirakawago
K's House Tokyo merupakan hostel untuk backpacker yang murah, strategis, nyaman untuk belanja, jalan-jalan dan transportasi, dengan staf yang berbahasa Inggris dan ramah serta fasilitas bagus. 
Nikmati kebaikan penduduk Asuka dan pelajari resep-resep tradisional Jepang selama menginap di kamar pemondokan.
Toco Guesthouse merupakan akomodasi untuk para backpacker dengan bangunan otentik dan tradisional namun konsepnya modern. Berdiri di bangunan berumur 90 tahunan, Toco Guesthouse juga membuka bar, tempat di mana para hipster Tokyo berkumpul.